• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Tuesday, April 28, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Nasib Siswa Menggantung, Kontroversi SMA Siger Belum Tuntas

by Panglima Bumi
April 28, 2026
in Lampung Raya

RUWA JURAI- Sejak awal pembukaan penerimaan murid baru SMA Siger di sejumlah SMP negeri di Kota Bandar Lampung pada 9 Juli, Panglima Ladam (Misrul) mengaku telah mencium adanya dugaan unsur mens rea—niat atau kehendak—dalam upaya penguasaan sumber pendanaan publik, baik dari APBD melalui hibah maupun APBN melalui dana BOS.

Dugaan tersebut muncul karena dinilai kecil kemungkinan kepala daerah dan jajaran Dinas Pendidikan tidak memahami regulasi yang mengatur yayasan maupun sistem pendidikan nasional.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan junto Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004, yayasan didirikan dengan memisahkan sebagian kekayaan pendiri sebagai harta awal yang bersifat mandiri. Dalam praktiknya, muncul pertanyaan ketika lembaga privat diduga mendapat sokongan dari sumber daya negara.

Berita Terkait

Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Dipertanyakan, Data Masih Tertutup

Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Diselidiki, Detail Distribusi Belum Jelas

Indikasi mens rea ini tidak hanya berhenti pada aspek pendanaan. Dugaan berkembang ke arah penguasaan aset milik pemerintah yang pengelolaannya berada di bawah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah maupun Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung.

Sejumlah peristiwa menjadi sorotan. Di antaranya rencana penutupan SD Negeri 1 Gedong Meneng pada Juni 2025 yang disebut-sebut untuk mendukung operasional SMA Siger. Selain itu, terdapat pula polemik rencana alih fungsi Terminal Panjang menjadi lokasi kegiatan belajar mengajar.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah akta notaris Yayasan Siger Prakarsa Bunda terungkap ke publik. Dalam dokumen itu, terdapat nama pejabat aktif di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang tercantum sebagai bagian dari struktur yayasan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan, mengingat adanya keterkaitan antara pengambil kebijakan publik dan pengelola lembaga privat.

Jika dugaan mens rea merujuk pada niat, maka aspek actus reus—perbuatan nyata—dinilai mulai terlihat melalui berbagai kebijakan dan langkah yang diambil.

Di sisi lain, dampak yang paling dirasakan justru menimpa peserta didik. Sejumlah siswa, khususnya dari kalangan prasejahtera, dilaporkan belum terdaftar dalam sistem Dapodik dan belum memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Hal ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap status pendidikan mereka, termasuk terkait kenaikan kelas hingga kelulusan dan penerbitan ijazah.

Hingga batas waktu pembaruan data Dapodik pada Agustus 2026, persoalan perizinan operasional dan administrasi peserta didik SMA Siger disebut belum sepenuhnya terselesaikan.

Situasi ini memunculkan pertanyaan publik: apakah ada kelalaian administratif, atau justru persoalan yang lebih mendasar?

Sejumlah pihak menilai, apabila tujuan utama adalah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, pemerintah daerah memiliki opsi lain yang lebih aman secara regulasi, seperti pemberian beasiswa penuh kepada siswa untuk bersekolah di lembaga pendidikan swasta yang telah memiliki izin resmi.

Kasus ini pun masih membutuhkan klarifikasi dari seluruh pihak terkait agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: actus reusAPBDBandar LampungDana BOSDapodikKonflik Kepentinganmens reaPendidikanSMA SigerYayasan Siger Prakarsa Bunda
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Dipertanyakan, Data Masih Tertutup

Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Dipertanyakan, Data Masih Tertutup

April 28, 2026
Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Diselidiki, Detail Distribusi Belum Jelas

Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Diselidiki, Detail Distribusi Belum Jelas

April 28, 2026
Nasib Siswa Menggantung, Kontroversi SMA Siger Belum Tuntas

Nasib Siswa Menggantung, Kontroversi SMA Siger Belum Tuntas

April 28, 2026

Recent News

  • Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Dipertanyakan, Data Masih Tertutup
  • Pengadaan Barang IT Disdik Lampung Diselidiki, Detail Distribusi Belum Jelas
  • Nasib Siswa Menggantung, Kontroversi SMA Siger Belum Tuntas
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com