• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Thursday, March 26, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Mengapa Keris Jadi Simbol Budaya Jawa yang Sakral?

by Sava Mentari
September 3, 2025
in Budaya & Pariwisata

RUWAJURAI NEWS – Keris bukan sekadar senjata tradisional, melainkan simbol budaya Jawa yang sarat makna filosofis dan spiritual. Di balik lekukan bilahnya, tersimpan nilai sejarah, kepercayaan, dan jati diri masyarakat Jawa yang telah diwariskan lintas generasi.

Keris diyakini memiliki fungsi lebih dari sekadar senjata. Pada masa kerajaan, keris menjadi penanda status sosial, keberanian, hingga simbol kehormatan bagi pemiliknya. Setiap keris dibuat dengan detail khusus, bahkan diyakini menyimpan energi spiritual tertentu.

Dalam tradisi Jawa, keris kerap hadir dalam upacara adat, seperti pernikahan, mitoni, hingga prosesi keraton. Kehadirannya dipercaya membawa perlindungan dan keberkahan. Tidak heran jika keris diperlakukan dengan penuh hormat, bahkan disimpan dengan tata cara khusus.

Berita Terkait

Menyelami Kekayaan Budaya dan Pariwisata Indonesia

Air Terjun Tumpak Sewu: Niagara dari Jawa Timur

Selain aspek spiritual, keris juga mencerminkan seni dan filosofi. Lekukan bilah (luk), pamor yang terbentuk di permukaan, hingga bentuk gagang, semuanya dibuat melalui perhitungan dan makna tersendiri. Setiap pamor dipercaya melambangkan doa, harapan, dan karakter pemiliknya.

UNESCO pun mengakui keris sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2005. Pengakuan ini menegaskan bahwa keris bukan hanya milik Jawa, tetapi juga aset budaya dunia yang harus dijaga dan dilestarikan.

Kini, meski zaman semakin modern, keris tetap dipandang sebagai simbol sakral yang menjaga identitas budaya Jawa. Bukan hanya benda pusaka, keris adalah wujud filosofi hidup yang mengajarkan keseimbangan, keteguhan, dan penghormatan pada leluhur.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: BudayaIndonesiaFilosofiJawaKerisJawaPusakaJawaTradisiNusantaraUNESCOWarisanBudaya
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

March 18, 2026
Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

March 16, 2026
Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

March 13, 2026

Recent News

  • Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang
  • Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand
  • Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com