• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Thursday, March 26, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

IMF dan Krisis Ekonomi: Studi Kasus di Indonesia

by Sava Mentari
September 4, 2025
in Ekonomi & Bisnis

RUWAJURAI NEWS – Krisis moneter 1997–1998 menjadi salah satu babak paling kelam dalam sejarah ekonomi Indonesia. Nilai rupiah anjlok drastis, inflasi meroket, dan ribuan perusahaan gulung tikar. Di tengah situasi tersebut, Indonesia menerima bantuan dari International Monetary Fund (IMF) sebagai upaya penyelamatan ekonomi. Namun, keterlibatan IMF memunculkan pro dan kontra yang hingga kini masih diperdebatkan.

IMF memberikan paket pinjaman sekitar 43 miliar dolar AS dengan syarat pemerintah Indonesia melakukan berbagai reformasi struktural, seperti liberalisasi sektor keuangan, penghapusan subsidi tertentu, hingga pengetatan kebijakan fiskal. Kebijakan ini memang membantu menstabilkan nilai tukar rupiah, tetapi di sisi lain memicu lonjakan harga kebutuhan pokok dan memperdalam kesenjangan sosial.

Banyak ekonom menilai, kehadiran IMF saat itu menolong Indonesia keluar dari jurang kebangkrutan. Namun, kritik keras datang karena syarat-syarat pinjaman dianggap memperparah penderitaan masyarakat kelas bawah dan mengurangi kedaulatan ekonomi nasional.

Berita Terkait

Transformasi Ekonomi dan Bisnis di Era Digital

Pentingnya Inovasi untuk Kelangsungan Bisnis

Hingga kini, pengalaman krisis 1998 menjadi pelajaran penting bagi Indonesia untuk lebih berhati-hati terhadap utang luar negeri dan menjaga stabilitas ekonomi domestik. Pemerintah pun terus berupaya memperkuat fondasi ekonomi agar tidak lagi terlalu bergantung pada lembaga internasional seperti IMF saat menghadapi gejolak global.***

Tags: EkonomiGlobalEkonomiIndonesiaIMFKrisis1998KrisisEkonomiReformasiEkonomiUtangLuarNegeri
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

March 18, 2026
Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

March 16, 2026
Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

March 13, 2026

Recent News

  • Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang
  • Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand
  • Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com