• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Thursday, March 26, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Nama Eka Afriana Luput Dibahas, Yayasan Siger Kian Disorot

by Panglima Bumi
January 27, 2026
in Lampung Raya

RUWA JURAI- Sorotan atas pengelolaan SMA Swasta Siger di Bandar Lampung kian menguat. Panglima Laskar Muda Lampung, Misrul, secara terbuka meminta Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana untuk jujur kepada publik terkait status dan kepemilikan Yayasan Siger Prakarsa Bunda.

Menurut Misrul, selama ini narasi yang disampaikan wali kota cenderung sepihak dan mengatasnamakan kepentingan rakyat kecil, tanpa disertai kejelasan dokumen hukum dan struktur yayasan yang menaungi SMA Swasta Siger.

“Kita ini enggak tahu ideologinya apa, juntrungannya siapa. Undang-undang bertanda tangan presiden saja tidak dipedulikannya,” kata Misrul, Selasa, 27 Januari 2026.

Berita Terkait

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Klaim Pendidikan Gratis Dipertanyakan

Misrul menilai Eva Dwiana kerap bersembunyi di balik narasi emosional, termasuk tangisan dan isu kemiskinan, tanpa menjawab substansi persoalan tata kelola pendidikan. Ia mengaku memiliki bukti berupa rekaman video yang menunjukkan adanya transaksi jual beli modul pembelajaran di SMA Swasta Siger.

“Dalam video itu, anak-anak mengaku membeli modul Rp15 ribu untuk satu mata pelajaran. Mana yang katanya anggaran untuk rakyat miskin? Transaksi jual beli masih terjadi,” ungkap Misrul.

Ia menegaskan, jika SMA Swasta Siger benar diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, maka praktik pungutan semacam itu seharusnya tidak terjadi.

Tantangan Buka Kepemilikan Yayasan

Lebih jauh, Misrul menantang Eva Dwiana untuk secara terbuka menyampaikan status SMA Swasta Siger yang menurutnya bukan milik pemerintah daerah. Ia juga meminta wali kota berani mengungkap hubungan pihak-pihak tertentu di dalam Yayasan Siger Prakarsa Bunda.

“Kalau dia berani, sebut dong untuk apa saudara kembarnya di yayasan penerima APBD itu. Kan enggak berani, cuma nangis terus bilang ini untuk rakyat,” katanya.

Nama Eka Afriana, menurut Misrul, kerap luput disebut dalam penjelasan resmi wali kota, padahal dinilai memiliki keterkaitan penting dalam struktur yayasan.

Dana APBD dan Persoalan Hukum

Yang membuat Misrul semakin prihatin, adalah rencana Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajukan anggaran sekitar Rp5 miliar dalam APBD Perubahan 2026 untuk menopang Yayasan Siger Prakarsa Bunda.

Ia menilai, alih-alih mengakui kekeliruan dalam penyelenggaraan SMA Swasta Siger yang dinilai belum memiliki dasar hukum kuat, wali kota justru terkesan menantang peraturan perundang-undangan.

“Sebutin aja terus terang, jujur. Yayasan itu punya siapa. Jangan atasnamakan rakyat miskin terus,” pungkas Misrul.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Wali Kota Bandar Lampung terkait kepemilikan Yayasan Siger Prakarsa Bunda maupun keterkaitan nama-nama yang dipersoalkan. Publik kini menanti, apakah wali kota berani membuka tabir yang selama ini dinilai luput dari klaim resminya.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: apbd bandar lampungEva DwianaKontroversi PendidikanSMA SigerYayasan Siger Prakarsa Bunda
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

March 18, 2026
Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

March 16, 2026
Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

March 13, 2026

Recent News

  • Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang
  • Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand
  • Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com