• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Sunday, November 30, 2025
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Ormas Ladam Desak Wali Kota Copot Eka Afriana: Isu Identitas Palsu hingga Integritas Pejabat Publik Disorot

by Sava Mentari
November 29, 2025
in Lampung Raya

RUWA JURAI- Gelombang desakan kepada Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, untuk mencopot Eka Afriana dari jabatannya kian menguat. Kali ini, Ormas Ladam melalui Panglimanya, Misrul, menyuarakan permintaan tegas agar Eka segera dicabut dari posisi strategisnya sebagai Plt Kepala Disdikbud Bandar Lampung sekaligus Asisten di Setda Pemkot.

Menurut Misrul, permasalahan yang menyeret nama Eka bukan sekadar isu ringan, melainkan persoalan serius yang menyangkut integritas seorang pejabat publik. Ia menyebut publik Bandar Lampung semakin gerah dengan rangkaian dugaan pelanggaran etika dan moral yang dianggap tidak selaras dengan jabatan yang saat ini diemban Eka.

“Pelayanan publik yang baik hanya bisa diwujudkan oleh pejabat yang bersih dari isu-isu tercela. Integritas adalah syarat mutlak,” ujar Misrul pada Kamis, 28 November 2025.

Berita Terkait

Skandal SMA Siger Makin Terkuak: Publik Menanti Siapa Aktor Utama di Balik Dugaan Pelanggaran Sisdiknas

PA GMNI Lampung Barat Bangkit! Konsolidasi di Liwa Jadi Sinyal Kuat Gerakan Baru untuk Masyarakat

Misrul menambahkan bahwa selama ini publik Lampung mengenal nama Eka bukan karena prestasi atau dedikasinya dalam pelayanan, melainkan karena rangkaian kasus yang mencoreng citra seorang aparatur negara. Dugaan penggunaan identitas palsu dan ijazah bermasalah kembali mencuat di ruang publik. Disebutkan bahwa Eka diduga mengubah data kelahiran untuk memenuhi persyaratan administratif sebagai ASN, sebuah tindakan yang dianggap sangat bertentangan dengan prinsip moral dan hukum.

Lebih jauh, Misrul menilai bahwa tindakan tersebut mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa pejabat yang terlibat dalam berbagai isu sensitif seharusnya tidak diberi ruang atau toleransi dalam jabatan penting yang berkaitan langsung dengan masyarakat, apalagi sektor pendidikan yang memerlukan teladan moral.

“Bagaimana masyarakat bisa percaya pada pelayanan pendidikan jika pejabatnya sendiri terus-terusan diterpa isu identitas palsu dan integritas yang dipertanyakan?” tegasnya.

Selain isu identitas, nama Eka kembali disorot setelah muncul dugaan keterlibatannya sebagai pendiri dan pembina penyelenggara Yayasan Siger Prakarsa Bunda atau SMA Siger 2 Bandar Lampung. Kasus ini kini sedang diselidiki oleh Polda Lampung, sehingga semakin memperkuat alasan publik meminta pemerintah kota mengambil tindakan tegas.

Panglima Ormas Ladam juga menyinggung klarifikasi Eka mengenai perubahan identitasnya. Ia menilai bahwa klarifikasi tersebut tidak dapat diterima secara hukum jika tidak melalui prosedur peradilan. Menurutnya, perubahan data pribadi bukanlah hal yang bisa dilakukan secara sepihak, apalagi jika tujuannya untuk memenuhi syarat menjadi ASN.

“Perubahan identitas memang bisa terjadi, tetapi tidak dalam bentuk manipulasi usia atau tahun lahir. Itu jelas ada maksud tertentu. Dan jika sudah menyangkut jabatan publik, hal seperti ini tidak boleh didiamkan,” tegasnya pada Jumat, 28 November 2025.

Ormas Ladam menegaskan bahwa pencopotan Eka diperlukan untuk memulihkan kembali citra pemerintah kota dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. Mereka mendesak Wali Kota Eva Dwiana untuk memprioritaskan integritas dan profesionalisme dalam struktur birokrasi pemerintahannya.

Desakan ini mencerminkan semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap pejabat publik yang bersih, transparan, dan bebas dari polemik identitas. Publik Bandar Lampung kini menunggu langkah tegas Wali Kota dalam menjawab keresahan tersebut.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar LampungBerita LampungDisdikbud LampungEka AfrianaOrmas Ladampelayanan publikpencopotan pejabatskandal identitasSMA Siger 2Wali Kota Eva Dwiana
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Skandal SMA Siger Makin Terkuak: Publik Menanti Siapa Aktor Utama di Balik Dugaan Pelanggaran Sisdiknas

Skandal SMA Siger Makin Terkuak: Publik Menanti Siapa Aktor Utama di Balik Dugaan Pelanggaran Sisdiknas

November 30, 2025
Ormas Ladam Desak Wali Kota Copot Eka Afriana: Isu Identitas Palsu hingga Integritas Pejabat Publik Disorot

Ormas Ladam Desak Wali Kota Copot Eka Afriana: Isu Identitas Palsu hingga Integritas Pejabat Publik Disorot

November 29, 2025
PA GMNI Lampung Barat Bangkit! Konsolidasi di Liwa Jadi Sinyal Kuat Gerakan Baru untuk Masyarakat

PA GMNI Lampung Barat Bangkit! Konsolidasi di Liwa Jadi Sinyal Kuat Gerakan Baru untuk Masyarakat

November 29, 2025

Recent News

  • Skandal SMA Siger Makin Terkuak: Publik Menanti Siapa Aktor Utama di Balik Dugaan Pelanggaran Sisdiknas
  • Ormas Ladam Desak Wali Kota Copot Eka Afriana: Isu Identitas Palsu hingga Integritas Pejabat Publik Disorot
  • PA GMNI Lampung Barat Bangkit! Konsolidasi di Liwa Jadi Sinyal Kuat Gerakan Baru untuk Masyarakat
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com