• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Thursday, March 26, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

SMA Siger Bandar Lampung, Ketika Pendidikan Menjadi Beban Politik

by Panglima Bumi
January 30, 2026
in Lampung Raya

RUWA JURAI- Polemik penyelenggaraan SMA Swasta Siger di Kota Bandar Lampung kian melebar dan tak lagi berhenti sebagai isu lokal. Klaim Ketua Umum Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan) bahwa persoalan ini telah sampai ke petinggi Partai Gerindra sekaligus anggota DPR RI memunculkan pertanyaan serius: ada apa sebenarnya di balik pengelolaan SMA Siger?

Kontroversi SMA Siger Menembus Pusat Kekuasaan

Kontroversi SMA Swasta Siger terus bergulir seiring belum adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi berwenang. Dugaan penyimpangan tata kelola pendidikan, penggunaan anggaran publik, hingga potensi pelanggaran hak anak pra sejahtera membuat isu ini kian mendapat sorotan luas.

Ketua Umum Gema Puan, Ridwan, secara terbuka mengklaim bahwa polemik SMA Siger telah ia sampaikan kepada salah satu anggota DPR RI yang juga dikenal sebagai petinggi Partai Gerindra. Pernyataan tersebut disampaikan Ridwan kepada awak media pada Jumat, 29 Januari 2026.

Berita Terkait

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

“Gimana keadaan di Bandar Lampung? Saya bawa beritanya soal SMA Siger ke bang,” ujar Ridwan singkat.

Klaim itu sontak memantik spekulasi publik. Apakah persoalan SMA Siger sudah masuk radar pengawasan parlemen, atau masih sebatas diskusi informal di lingkar elite politik?

Dimensi Politik di Balik Polemik

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi kebenaran klaim Ridwan, baik kepada yang bersangkutan maupun pihak DPR RI yang disebut-sebut menerima informasi tersebut. Belum ada pernyataan resmi yang dapat memastikan sejauh mana isu SMA Siger dibahas di tingkat nasional.

Namun, konteks politik di balik klaim itu sulit diabaikan. Legislator DPR RI yang dimaksud Ridwan diketahui merupakan petinggi Partai Gerindra, partai politik yang mengusung Eva Dwiana pada Pilkada 2024, setelah yang bersangkutan keluar dari PDI Perjuangan. Kondisi ini menambah lapisan baru dalam polemik SMA Siger: dari persoalan pendidikan dan anggaran daerah, menjadi potensi beban politik bagi kekuatan penguasa.

SMA Siger sebelumnya disorot karena dugaan penggunaan aset dan keuangan negara, aliran dana hibah berulang, serta status legalitas sekolah yang dipertanyakan. Kritik publik menilai praktik tersebut berpotensi melanggar prinsip tata kelola keuangan negara dan asas keadilan bagi sekolah swasta lain yang harus memenuhi syarat ketat untuk mendapatkan dana BOS maupun bantuan pemerintah.

Isu Hak Anak dan APBD Jadi Sorotan

Ridwan, yang juga dikenal sebagai aktivis 98 dan pada Pilpres 2024 bergabung dalam barisan relawan Prabowo–Gibran, sebelumnya bahkan menyebut polemik SMA Siger berpotensi menjadi isu internasional. Alasannya, persoalan ini menyangkut hak pendidikan anak-anak pra sejahtera serta dugaan penyalahgunaan wewenang dan anggaran APBD.

Menurutnya, ketika pendidikan dijadikan instrumen kekuasaan dan simpati politik, maka yang paling dirugikan adalah anak-anak yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal dari negara. Ia menilai, pembiaran atas polemik SMA Siger justru akan memperbesar krisis kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Publik Menunggu Kejelasan

Kini publik Bandar Lampung dan masyarakat luas menanti kejelasan. Benarkah polemik SMA Siger telah sampai ke Senayan dan menjadi perhatian serius DPR RI? Ataukah klaim tersebut hanyalah sinyal awal dari persoalan yang jauh lebih besar dan selama ini mengendap di daerah?

Satu hal yang pasti, ketika pendidikan, anggaran publik, dan masa depan anak-anak dipertaruhkan, sikap diam bukan lagi pilihan. Transparansi, penegakan hukum, dan keberanian politik menjadi kunci untuk menjawab kegelisahan publik atas polemik SMA Siger.***

Tags: apbd bandar lampungBandar LampungDana hibah sekolahDPR RIGema Puanpolemik pendidikanSMA Siger
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

March 18, 2026
Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

March 16, 2026
Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

March 13, 2026

Recent News

  • Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang
  • Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand
  • Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com