RUWA JURAI- Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat H. Zulkifli Anwar kembali melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Bulugul Abror, Desa Bulog, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Danramil Kalianda Kapten Tatang Soelaiman dan Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi, serta pimpinan dan pengurus Pondok Pesantren Nurul Bulugul Abror. Turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur Pemerintah Desa Bulog, para santri, dan warga sekitar yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Perwakilan pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bulugul Abror, Suherman, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Zulkifli Anwar kepada masyarakat desa. Ia mengungkapkan bahwa pesantren tengah merencanakan pembangunan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lanjutan bagi anak-anak di Desa Bulog dan wilayah sekitarnya.
Suherman menjelaskan, jarak desa yang cukup jauh dari pusat pendidikan tingkat SMA menjadi kendala utama bagi masyarakat. Akibatnya, tidak sedikit lulusan SMP yang terpaksa menghentikan pendidikan karena keterbatasan akses dan sarana transportasi.
Dalam pemaparannya, Zulkifli Anwar menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan tugas konstitusional yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPR RI. Empat Pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan MPR RI merupakan kewajiban anggota DPR RI agar masyarakat memahami dan mengamalkan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zulkifli Anwar.
Ia menambahkan bahwa MPR RI memiliki mandat untuk memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, desa-desa yang relatif jauh dari perkotaan perlu mendapatkan perhatian khusus agar nilai kebangsaan tetap terjaga dan tidak tergerus oleh dinamika sosial.
Zulkifli Anwar juga menyampaikan bahwa Daerah Pemilihan Lampung I mencakup enam kabupaten dan dua kota. Oleh karena itu, sosialisasi Empat Pilar dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta diajak membaca Pancasila, UUD 1945, serta menjelaskan makna Bhinneka Tunggal Ika. Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama masyarakat dan ditutup dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas Yayasan Pondok Pesantren Nurul Bulugul Abror oleh H. Zulkifli Anwar.***


