RUWA JURAI— Jose Mourinho menimbulkan kontroversi pasca-kemenangan Benfica atas Napoli dengan skor 2-0 di ajang Liga Champions. Alih-alih fokus merayakan hasil positif, pelatih asal Portugal itu justru mengkritik media karena dianggap kurang memberi apresiasi terhadap performa timnya yang solid.
Dalam konferensi pers pasca-laga, Mourinho menyoroti kurangnya perhatian media terhadap keberhasilan Benfica menaklukkan juara Italia tersebut. Menurutnya, prestasi tim yang menorehkan delapan laga tak terkalahkan di semua ajang layak mendapat pengakuan lebih.
“Di sini kami mengalahkan juara Italia 2-0, tetapi jelas ini tidak diberi bobot yang seharusnya,” ujar Mourinho. Ia menegaskan, keberhasilan itu dicapai dengan mengandalkan tim muda seperti Prestianni dan Andreas Schjelderup, tanpa mengandalkan superstar kelas dunia seperti Mbappé atau Vinícius.
Mourinho menekankan filosofi tim yang ia terapkan, di mana kerja sama dan soliditas tim lebih diutamakan dibandingkan performa individu. “Kami adalah sebuah tim: kami bekerja sebagai tim dan berkembang sebagai tim. Ketika Anda tidak bisa memainkan pertandingan yang brilian, Anda tetap bisa menang,” tambahnya.
Pelatih 62 tahun ini juga menyinggung pentingnya strategi dalam menghadapi lawan kuat. Benfica, menurut Mourinho, menampilkan disiplin pertahanan dan efektivitas serangan yang membuat Napoli kesulitan menembus lini belakang mereka. Hal ini menurutnya pantas mendapat pengakuan lebih dari publik dan media.
Kritik Mourinho ini menimbulkan perdebatan di media sosial, di mana sebagian penggemar setuju bahwa Benfica memang layak diapresiasi, sementara sebagian lain menilai pelatih asal Portugal terlalu sensitif terhadap sorotan media.
Dengan kemenangan ini, Benfica semakin kokoh di posisi klasemen grup Liga Champions dan menjaga tren positif mereka. Mourinho menegaskan akan terus menekankan pengembangan pemain muda dan kerja sama tim sebagai fondasi kesuksesan jangka panjang.
“Yang terpenting bukan hanya hasil, tapi bagaimana kami berkembang sebagai tim. Itu yang akan menjadi bekal kami menghadapi pertandingan berikutnya,” pungkas Mourinho.***


