• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Thursday, March 26, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Shin Tae-yong Dinilai Pahlawan, Erick Thohir Picu Kontroversi Timnas

by Panglima Bumi
December 21, 2025
in Olahraga Lampung

RUWA JURAI– Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia setelah prestasinya bersama Timnas senior maupun U-23 dinilai melampaui pelatih-pelatih sebelumnya. Sementara itu, keputusan Erick Thohir memecat Shin Tae-yong menuai kritik tajam dari pecinta sepak bola Tanah Air.

Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, finis di posisi tiga dengan selisih satu poin dari Australia, serta menorehkan kemenangan bersejarah atas Arab Saudi. Selain itu, di level U-23, Shin Tae-yong menjadi satu-satunya pelatih yang membawa Indonesia ke semifinal Piala Asia U-23, melampaui prestasi pelatih sebelumnya seperti Indra Sjafrie dan Fakhri Husaini.

Keunggulan Shin Tae-yong bukan hanya terlihat dari hasil akhir, tapi juga pola latihan yang detail dan strategi permainan yang inovatif. Analisis mendalam terhadap lawan menjadi kekuatan timnas di era Shin, bahkan disebut-sebut ada yang menara untuk mengamati latihan tim lawan. Hal ini membuat Timnas Indonesia tampil atraktif, agresif, dan mampu menahan tekanan tim-tim Asia dengan kualitas tinggi. Euforia masyarakat pun meningkat, dengan tenda-tenda nobar yang muncul di berbagai daerah setiap kali timnas berlaga.

Berita Terkait

Analisis Mendalam: Ketika Kepemimpinan Diuji di Laga Krusial

Mourinho Ditertawakan, Tapi Kenapa Semua Pelatih Ingin Jadi Dia?

Sayangnya, keberhasilan tersebut harus ternodai ketika Erick Thohir memutuskan memecat Shin Tae-yong dan menggantikannya dengan Patrick Kluivert. Pergantian ini dianggap kontroversial karena terjadi saat timnas berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan di kancah Asia. Para pemain yang sebelumnya tampil gemilang, seperti Oratmangoen dan Calvin Verdonk, terlihat menurun performanya di bawah arahan Kluivert. Strategi permainan yang diterapkan pun dianggap kurang adaptif, mengandalkan gaya klasik dan crossing langsung tanpa visi passing yang memadai untuk membelah pertahanan lawan.

Keputusan ini memicu ketegangan di masyarakat pecinta sepak bola. Hasilnya, Indonesia gagal total di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas U-23 tidak lolos ke Piala Asia, dan sejumlah konflik internal di PSSI semakin santer terdengar, termasuk perselisihan antara Erick Thohir dan Zainudin Amali serta mundurnya manajer Timnas, Sumardji, akibat performa Timnas U-22 yang mengecewakan di SEA Games. Para ultras bahkan turun ke jalan menuntut kejelasan arah sepak bola nasional dengan tagar #ETout.

“Shin Tae-yong telah membuka mata kita semua bahwa dengan skuat yang disiplin, strategi yang tepat, dan pola latihan yang inovatif, Indonesia mampu bersaing di level Asia. Keputusannya yang digantikan Erick Thohir bukan hanya mengecewakan, tapi juga memecah fokus dan semangat timnas,” ujar pengamat sepak bola nasional, Dedi Santoso.

Meski demikian, masyarakat sepak bola Indonesia tetap menghargai Shin Tae-yong sebagai pahlawan yang membawa semangat baru, disiplin, dan metode pelatihan modern yang belum pernah diterapkan sebelumnya. Sementara keputusan Erick Thohir terus menjadi bahan perdebatan, hingga kini belum ada permintaan maaf atau klarifikasi resmi terkait dampak perpecahan dan kemunduran prestasi timnas.

Shin Tae-yong tetap dikenang sebagai simbol kebangkitan sepak bola Indonesia, yang membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang tepat, Indonesia mampu bersaing di panggung Asia, sementara kontroversi Erick Thohir menjadi pelajaran bagi tata kelola sepak bola nasional.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Erick ThohirKualifikasi Piala DuniaPSSISepak Bola IndonesiaShin Tae-yongTimnas Indonesia
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang

March 18, 2026
Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand

March 16, 2026
Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta

March 13, 2026

Recent News

  • Etika Jadi Kunci, HIMATRA Lampung Dorong Kritik yang Sehat dan Berimbang
  • Karya Kreatif Indonesia Bawa Pesan Lingkungan ke Thailand
  • Empat Pendiri Media Lampung Duduk Sejajar dengan Bos Kompas, Tempo, dan Detik dalam Forum Nasional HAM di Jakarta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com