• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Wednesday, May 13, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Muhammad Alfariezie, Penyair Muda dengan Perspektif Teologis dari Puisi

by Panglima Bumi
December 16, 2025
in Lampung Raya

RUWA JURAI– Muhammad Alfariezie, penyair muda asal Bandar Lampung, kembali menarik perhatian publik lewat puisinya yang berjudul *Menggapai Jodoh Tuhan*. Karya ini menampilkan refleksi teologis yang lahir dari pengalaman eksistensial manusia, sekaligus menjadi medium kritik terhadap praktik doa dan cara manusia memahami kehendak Tuhan di era modern.

Dalam puisi ini, Alfariezie menghadirkan pertanyaan yang tajam sejak baris pertama: “Dari ingin yang enggak pernah sampai, apakah Tuhan ingin selalu kita menggapai?” Pertanyaan ini memicu pembaca untuk merenungkan perbedaan antara objek doa dan subjek doa. Penyair menekankan bahwa banyak orang fokus pada apa yang diminta, seperti jodoh atau harta, tetapi jarang mempertimbangkan siapa diri mereka yang sedang memohon. Puisi ini menawarkan perspektif bahwa transformasi subjek lebih penting daripada sekadar hasil instan dari doa.

Selain itu, puisi ini juga mengandung kritik terhadap spiritualitas yang berorientasi material. Simbol sederhana seperti “jodohmu harus dia yang berkendara Toyota” digunakan untuk menyoroti kecenderungan manusia yang membungkus hasrat material dengan doa religius. Muhammad Alfariezie menegaskan bahwa doa tidak seharusnya dipakai sebagai jalan pintas untuk memperoleh kekayaan atau status, melainkan sebagai proses pembelajaran dan persiapan diri. Dalam konteks ini, ia menulis, “memohonlah jodohmu orang yang tidak pernah menyerah sehingga sanggup membeli mobil mewah,” menunjukkan bahwa kemapanan lahir dari usaha dan ketekunan, bukan sekadar doa.

Berita Terkait

Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional

SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

Puisi ini juga menampilkan konsep Tuhan sebagai Maha Pemberi dan Maha Penyayang, tetapi bukan dalam pengertian pemenuh keinginan instan. Tuhan digambarkan sebagai pendidik eksistensial yang membimbing manusia melalui pengalaman, kegagalan, dan proses hidup. Pandangan ini sejalan dengan teologi ikhtiar, di mana usaha manusia dan doa berjalan berdampingan. Alfariezie menekankan bahwa pertemuan yang bermakna, seperti menemukan jodoh, adalah hasil dari perjalanan dan pembentukan diri, bukan sekadar takdir yang diberikan secara langsung.

Metafora alam dalam penutup puisi, “Tuhan tidak hanya mencipta satu bunga maka kupu-kupu bebas berusaha,” memperkuat gagasan teologi kebebasan. Tuhan menciptakan berbagai kemungkinan, sementara manusia diberikan tanggung jawab dan kebebasan untuk membuat pilihan. Takdir dipahami sebagai ruang kemungkinan yang terbuka, bukan garis yang sudah ditetapkan. Puisi ini mengajak pembaca untuk melihat doa sebagai proses pembentukan karakter dan kesadaran, bukan sekadar meminta hasil.

Secara keseluruhan, Menggapai Jodoh Tuhan adalah puisi reflektif yang menantang pembaca untuk meninjau ulang cara mereka memandang doa, spiritualitas, dan materialisme. Muhammad Alfariezie menunjukkan bahwa sastra dapat menjadi medium kritis untuk memahami iman, mengasah kesadaran diri, dan menyeimbangkan kehidupan spiritual dengan realitas modern. Puisi ini menyampaikan pesan penting bahwa Tuhan tidak menunjuk jodoh secara instan, tetapi membentuk manusia agar pantas dalam pertemuan yang bermakna.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Menggapai Jodoh TuhanMuhammad Alfarieziepuisi teologisrefleksi spiritualSastra Lampung
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional

Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional

May 12, 2026
SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

May 11, 2026
Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial

Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial

May 11, 2026

Recent News

  • Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional
  • SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat
  • Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com