• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Sunday, August 30, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Mengenal Upacara Tabuik di Pariaman, Sumatra Barat

by Sava Mentari
September 4, 2025
in Hukum & Kriminal

RUWAJURAI NEWS – Kota Pariaman di Sumatra Barat setiap tahunnya selalu dipenuhi ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan upacara Tabuik. Tradisi ini bukan sekadar atraksi budaya, melainkan sebuah ritual penuh makna yang telah diwariskan turun-temurun sejak abad ke-19.

Tabuik sendiri berasal dari tradisi masyarakat Syiah yang dibawa ke Pariaman oleh para pedagang dan tentara asal India pada masa kolonial. Upacara ini digelar setiap tanggal 10 Muharram untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain, dalam peristiwa Karbala.

Dalam prosesi Tabuik, masyarakat membangun replika menara megah setinggi lebih dari 10 meter yang disebut tabuik. Replika ini dihias indah dengan ornamen warna-warni dan dibawa beramai-ramai dalam arak-arakan ke pantai. Ribuan orang tumpah ruah menyaksikan tradisi ini, yang kemudian ditutup dengan pembuangan tabuik ke laut sebagai simbol pengembalian roh ke alamnya.

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Bengkel di Kalianda, Kerugian Capai Rp12 Juta

Nanda Diwangga Ditangkap Usai Setahun Jadi DPO, Kasus Pencurian Rumah Wakil Bupati Terungkap

Bagi masyarakat Pariaman, Tabuik bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga pesta budaya yang mempererat persaudaraan. Pemerintah daerah bahkan menjadikannya sebagai agenda pariwisata unggulan yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Seiring perkembangan zaman, Tabuik menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat bertahan sekaligus bertransformasi menjadi daya tarik wisata dunia. Tradisi ini mengajarkan nilai kebersamaan, penghormatan pada sejarah, serta semangat menjaga warisan leluhur.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: BudayaSumatraBaratPesonaIndonesiaTabuikPariamanTradisiIndonesiaUpacaraTradisionalWarisanLeluhurWisataBudaya
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

August 29, 2026
16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

August 28, 2026
Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

August 26, 2026

Recent News

  • Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri
  • 16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan
  • Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com