• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Wednesday, October 14, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Mengenal Upacara Tabuik di Pariaman, Sumatra Barat

by Sava Mentari
September 4, 2025
in Hukum & Kriminal

RUWAJURAI NEWS – Kota Pariaman di Sumatra Barat setiap tahunnya selalu dipenuhi ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan upacara Tabuik. Tradisi ini bukan sekadar atraksi budaya, melainkan sebuah ritual penuh makna yang telah diwariskan turun-temurun sejak abad ke-19.

Tabuik sendiri berasal dari tradisi masyarakat Syiah yang dibawa ke Pariaman oleh para pedagang dan tentara asal India pada masa kolonial. Upacara ini digelar setiap tanggal 10 Muharram untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain, dalam peristiwa Karbala.

Dalam prosesi Tabuik, masyarakat membangun replika menara megah setinggi lebih dari 10 meter yang disebut tabuik. Replika ini dihias indah dengan ornamen warna-warni dan dibawa beramai-ramai dalam arak-arakan ke pantai. Ribuan orang tumpah ruah menyaksikan tradisi ini, yang kemudian ditutup dengan pembuangan tabuik ke laut sebagai simbol pengembalian roh ke alamnya.

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Bengkel di Kalianda, Kerugian Capai Rp12 Juta

Nanda Diwangga Ditangkap Usai Setahun Jadi DPO, Kasus Pencurian Rumah Wakil Bupati Terungkap

Bagi masyarakat Pariaman, Tabuik bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga pesta budaya yang mempererat persaudaraan. Pemerintah daerah bahkan menjadikannya sebagai agenda pariwisata unggulan yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Seiring perkembangan zaman, Tabuik menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat bertahan sekaligus bertransformasi menjadi daya tarik wisata dunia. Tradisi ini mengajarkan nilai kebersamaan, penghormatan pada sejarah, serta semangat menjaga warisan leluhur.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: BudayaSumatraBaratPesonaIndonesiaTabuikPariamanTradisiIndonesiaUpacaraTradisionalWarisanLeluhurWisataBudaya
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan

Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan

October 13, 2026
Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum

Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum

October 12, 2026
Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki

Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki

October 12, 2026

Recent News

  • Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan
  • Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum
  • Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com