• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Sunday, August 30, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Tradisi Ngaben Bali: Makna dan Filosofi Kehidupan

by Sava Mentari
September 3, 2025
in Budaya & Pariwisata

RUWAJURAI NEWS – Bali dikenal dengan tradisi dan budaya yang kaya akan nilai spiritual. Salah satu upacara adat yang paling ikonik adalah Ngaben, yaitu prosesi kremasi umat Hindu Bali. Bagi masyarakat Bali, Ngaben bukan sekadar upacara pemakaman, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir sekaligus simbol pelepasan jiwa menuju alam baka.

Ngaben dilakukan dengan penuh keindahan ritual. Jenazah ditempatkan dalam wadah berbentuk lembu atau menara, lalu dibakar dengan api suci. Api dianggap sebagai penyuci yang membantu roh terlepas dari ikatan duniawi untuk mencapai reinkarnasi atau moksa.

Makna filosofis Ngaben sangat mendalam. Upacara ini mengajarkan bahwa kematian bukan akhir, melainkan transisi menuju kehidupan baru. Dengan demikian, keluarga yang ditinggalkan diajak untuk ikhlas melepas kepergian orang yang dicintai, tanpa larut dalam kesedihan berlarut.

Berita Terkait

Menyelami Kekayaan Budaya dan Pariwisata Indonesia

Air Terjun Tumpak Sewu: Niagara dari Jawa Timur

Selain sebagai ritual spiritual, Ngaben juga memperlihatkan nilai kebersamaan. Warga desa adat biasanya bergotong royong membantu keluarga yang berduka dalam seluruh persiapan, mulai dari membangun bade (menara jenazah) hingga pelaksanaan upacara.

Tak jarang, wisatawan mancanegara ikut menyaksikan prosesi ini sebagai bentuk kekaguman pada budaya Bali. Namun, bagi masyarakat Bali, inti Ngaben tetaplah spiritual: menghormati leluhur dan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

Tradisi Ngaben menjadi bukti bahwa Bali tidak hanya indah dari sisi alamnya, tetapi juga kaya akan warisan budaya yang mengajarkan makna kehidupan dan kematian.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: BudayaBaliFilosofiKehidupanHinduBaliSpiritualBaliTradisiNgabenUpacaraAdatWarisanBudaya
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

August 29, 2026
16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

August 28, 2026
Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

August 26, 2026

Recent News

  • Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri
  • 16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan
  • Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com