• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Wednesday, October 14, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Tradisi Ngaben Bali: Makna dan Filosofi Kehidupan

by Sava Mentari
September 3, 2025
in Budaya & Pariwisata

RUWAJURAI NEWS – Bali dikenal dengan tradisi dan budaya yang kaya akan nilai spiritual. Salah satu upacara adat yang paling ikonik adalah Ngaben, yaitu prosesi kremasi umat Hindu Bali. Bagi masyarakat Bali, Ngaben bukan sekadar upacara pemakaman, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir sekaligus simbol pelepasan jiwa menuju alam baka.

Ngaben dilakukan dengan penuh keindahan ritual. Jenazah ditempatkan dalam wadah berbentuk lembu atau menara, lalu dibakar dengan api suci. Api dianggap sebagai penyuci yang membantu roh terlepas dari ikatan duniawi untuk mencapai reinkarnasi atau moksa.

Makna filosofis Ngaben sangat mendalam. Upacara ini mengajarkan bahwa kematian bukan akhir, melainkan transisi menuju kehidupan baru. Dengan demikian, keluarga yang ditinggalkan diajak untuk ikhlas melepas kepergian orang yang dicintai, tanpa larut dalam kesedihan berlarut.

Berita Terkait

Jejak Keratuan di Lampung Masih Misterius, Saburai Budaya Nusantara Siapkan Kajian Mendalam

Menyelami Kekayaan Budaya dan Pariwisata Indonesia

Selain sebagai ritual spiritual, Ngaben juga memperlihatkan nilai kebersamaan. Warga desa adat biasanya bergotong royong membantu keluarga yang berduka dalam seluruh persiapan, mulai dari membangun bade (menara jenazah) hingga pelaksanaan upacara.

Tak jarang, wisatawan mancanegara ikut menyaksikan prosesi ini sebagai bentuk kekaguman pada budaya Bali. Namun, bagi masyarakat Bali, inti Ngaben tetaplah spiritual: menghormati leluhur dan menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

Tradisi Ngaben menjadi bukti bahwa Bali tidak hanya indah dari sisi alamnya, tetapi juga kaya akan warisan budaya yang mengajarkan makna kehidupan dan kematian.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: BudayaBaliFilosofiKehidupanHinduBaliSpiritualBaliTradisiNgabenUpacaraAdatWarisanBudaya
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan

Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan

October 13, 2026
Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum

Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum

October 12, 2026
Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki

Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki

October 12, 2026

Recent News

  • Polemik Empat Tiang Internet di Gedung Air, Budi Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Gugatan
  • Dugaan Intimidasi di Dunia Pendidikan Lampung, Pangdam Minta Kepala Sekolah Tempuh Jalur Hukum
  • Jangan Cuma Awasi Sopir! Dugaan Permintaan Uang Tip Di SPBU Bernah Perlu Diselidiki
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com