• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Tuesday, June 23, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Kantor Sepi Aktivitas, KPRI Handayani Disebut Sudah Lama Tidak Beroperasi

by Panglima Bumi
June 21, 2026
in Hukum & Kriminal

RUWA JURAI- Saudara kembar Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana yakni– Eka Afriana dimintai pertanggungjawaban sekitar 11,792 miliar rupiah setelah laporan keuangan tahun 2021 Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani ditemukan pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Terungkap dalam laporan tersebut. Eka Afriana sebagai Ketua 1 KPRI Handayani, H.M. Yusri Ketua II, M. Sufiuddin Sekretaris 1, Epi Marlina Sekretaris II dan Yusup Sopiansyah sebagai Bendahara.

Kelimanya, diduga merupakan PNS Disdikbud karena tercantum NIK pada lembar penandatanganan pertangungjawaban dan koperasi ini diketahui berada di bawah naungan dinas pendidikan kota.

Berita Terkait

Pungli Berkedok Administrasi Sekolah, Oknum K3S Sragi Didesak Dicopot

Praduga Tak Bersalah Tetap Dijunjung, Namun Sekda Lamteng Diminta Lepas Jabatan Sementara

Saat kantornya yang tepat berkedudukan di instansi tersebut didatangi, sudah tidak tampak aktifitas.

Orang dinas pendidikan yang ditemui pun mengungkap, Koperasi Handayani yang memiliki 744 anggota berlatar belakang guru TK dan SMP telah bertahun-tahun tutup.

Diduga setelah polemik pada tahun 2023 mencuat, pengurus koperasi ini menghilang dan lepas tanggung jawab.

Seorang pelapor mengatakan, sudah berusaha mendatangi salah satu pengurus namun belum juga menemukan itikad baik untuk menyerahkan haknya selama berpuluh tahun, gajinya sebagai guru selalu pihak koperasi potong tiap bulan.

Dia juga mengatakan, terakhir kali mendapat laporan keuangan pada tahun 2021.

“Terakhir bukunya tahun 2021. Ni tahun terakhir, abis itu mereka gak jelas, langsung tutup,” katanya.

Total kewajiban dan kekayaan bersih Koperasi Handayani pada laporan tersebut, tak tanggung-tanggung– mencapai 11,792 miliar rupiah.

Koperasi ini pun diketahui bekerjasama dengan Bank Wawai Kota Bandar Lampung.

Sampai berita ini terpublikasi, redaksi masih berusaha mencari berbagai akses untuk lebih dalam mengetahui polemik ini dan terbuka bagi sejumlah pihak yang hendak memberi keterangan atau klarifikasi.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BandarLampungDisdikbudBandarLampungEkaAfrianaEvaDwianaKoperasiGuruKPRIHandayaniLampungPensiunanGuru
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Dari Tugu Adipura hingga Batam, Polemik Makan Bergizi Gratis Terus Bergulir

Dari Tugu Adipura hingga Batam, Polemik Makan Bergizi Gratis Terus Bergulir

June 23, 2026
Pungli Berkedok Administrasi Sekolah, Oknum K3S Sragi Didesak Dicopot

Pungli Berkedok Administrasi Sekolah, Oknum K3S Sragi Didesak Dicopot

June 23, 2026
Samsu Rahman Tegaskan Pentingnya Perhatian Pemerintah terhadap SMK Swasta

Samsu Rahman Tegaskan Pentingnya Perhatian Pemerintah terhadap SMK Swasta

June 23, 2026

Recent News

  • Dari Tugu Adipura hingga Batam, Polemik Makan Bergizi Gratis Terus Bergulir
  • Pungli Berkedok Administrasi Sekolah, Oknum K3S Sragi Didesak Dicopot
  • Samsu Rahman Tegaskan Pentingnya Perhatian Pemerintah terhadap SMK Swasta
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com