• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Sunday, August 30, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

AS Tangkap Presiden Venezuela, Dunia Kecam Tindakan Trump

by Sava Mentari
January 4, 2026
in Lampung Raya

RUWA JURAI — Dunia diguncang oleh aksi militer Amerika Serikat yang menahan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Langkah ini menimbulkan gelombang kecaman internasional dari negara-negara besar dan menimbulkan spekulasi mengenai motif di balik operasi tersebut, termasuk dugaan kepentingan energi dan minyak.

Konferensi pers dan laporan resmi AS menyebutkan operasi militer dilakukan untuk menindak tuduhan terorisme narkoba, perdagangan narkoba, dan kejahatan lainnya. Namun, anggota Kongres dari Partai Demokrat, Jase Auchincloss, menilai motif utama AS lebih terkait minyak. Ia menekankan bahwa operasi tersebut menepati janji kampanye Presiden Donald Trump untuk membuka cadangan minyak Venezuela bagi perusahaan-perusahaan AS seperti Chevron.

Kecaman Internasional

Respons global terhadap penangkapan ini datang cepat. Rusia menilai tindakan AS sebagai pelanggaran berat hukum internasional yang dapat memicu ketidakstabilan politik global. “Ini merupakan pelanggaran kedaulatan Venezuela yang serius,” kata Kementerian Luar Negeri Moskwa.

Berita Terkait

Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

Jamaludin Ungkap Keluhan Kepala Sekolah Swasta: MKKS Disebut Hanya Minta Sumbangan

China juga mengecam keras operasi AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menyatakan, “Tindakan hegemonik AS semacam ini melanggar hukum internasional, mengancam perdamaian kawasan Amerika Latin dan Karibia, serta menunjukkan ketidakpatuhan terhadap Piagam PBB.” Beijing menyoroti bahwa penggunaan kekuatan terbuka terhadap negara berdaulat dan presiden yang sah tidak dapat diterima secara internasional.

Reaksi tak kalah serius datang dari Korea Utara, yang pada Minggu, 1 Januari 2025, meluncurkan dua rudal balistik ke arah laut antara Korea dan Jepang. Meskipun belum jelas apakah ini terkait penangkapan Maduro atau kunjungan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, ke Beijing untuk membahas perdamaian regional, momen peluncuran rudal yang berdekatan waktu dengan operasi AS memicu spekulasi geopolitik lebih luas.

Motif Minyak dan Janji Kampanye Trump

Menurut Auchincloss, alasan minyak menjadi motif utama penangkapan Maduro. Trump disebut menepati janji kampanye untuk membuka cadangan minyak Venezuela bagi perusahaan-perusahaan besar AS. Dalam konferensi pers, Trump menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan minyak Amerika akan diundang masuk untuk memulihkan infrastruktur minyak Venezuela yang rusak dan memaksimalkan produksi.

“Industri minyak Venezuela akan menghasilkan banyak uang dengan dukungan Amerika Serikat. Kami akan menginvestasikan miliaran dolar untuk memperbaiki infrastruktur dan memulai produksi besar-besaran,” ujar Trump, dikutip dari NY Times.

Langkah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis internasional karena bisa memicu ketegangan lebih lanjut di Amerika Latin dan kawasan Karibia, serta menimbulkan preseden bagi intervensi kekuatan militer demi kepentingan ekonomi.

Dampak Regional dan Implikasi Ke Depan

Penangkapan Maduro tidak hanya menimbulkan gejolak politik, tetapi juga potensi perubahan ekonomi global terkait cadangan energi strategis. Negara-negara Amerika Latin dan sekutu AS harus bersiap menghadapi kemungkinan ketegangan diplomatik. Sementara itu, masyarakat internasional mengamati bagaimana respons PBB dan forum multilateral terhadap pelanggaran kedaulatan ini.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Donald TrumpHukum internasionalIsu minyak globalKeamanan regional Amerika LatinNicolás MaduroRusia-China kecam ASVenezuela krisis politik
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri

August 29, 2026
16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan

August 28, 2026
Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog

August 26, 2026

Recent News

  • Pendidikan Vokasi Makin Relevan, SMK Tuma’ninah Yasin Metro Dekatkan Siswa dengan Dunia Industri
  • 16 SMK Swasta Kota Metro Siapkan Strategi Baru Hadapi Persaingan Pendidikan
  • Tokoh Pemuda Way Kanan Minta DPRD dan PGK Selesaikan Polemik Lewat Dialog
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com