• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Friday, May 15, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Fashion Berkelanjutan: Gaya Hidup Ramah Lingkungan

by Sava Mentari
September 3, 2025
in Lifestyle & Hiburan

RUWAJURAI NEWS – Industri fashion dikenal sebagai salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia. Dari limbah tekstil hingga emisi karbon akibat produksi massal, dampaknya terhadap lingkungan tidak bisa dianggap remeh. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul gerakan fashion berkelanjutan yang menawarkan solusi sekaligus tren gaya hidup baru: tampil stylish tanpa merusak bumi.

Fashion berkelanjutan menekankan pada pemilihan bahan ramah lingkungan, seperti katun organik, linen, bambu, atau material daur ulang. Bahan-bahan ini tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga lebih aman untuk kulit.

Selain bahan, konsep ini juga mendorong produksi yang etis dan adil. Artinya, pekerja di industri fashion mendapat upah layak serta kondisi kerja yang manusiawi. Prinsip ini menjadikan fashion tidak hanya tentang penampilan, tetapi juga nilai kemanusiaan.

Berita Terkait

Wabup Tanggamus Agus Suranto Tekankan Percepatan Program Pengentasan Kemiskinan: Target Satu Digit 2026

Diskusi Buku Puisi Ari Pahala Hutabarat: Iswadi Pratama Bongkar Mitos Kebahagiaan dalam “Hari-Hari Bahagia

Tren lain yang kini populer adalah upcycling atau mendaur ulang pakaian lama menjadi busana baru yang unik. Dengan sedikit kreativitas, pakaian yang tak terpakai bisa diubah menjadi outfit stylish yang memiliki nilai tambah.

Tak kalah penting, fashion berkelanjutan mengajak konsumen untuk lebih bijak dalam berbelanja. Membeli pakaian berkualitas tinggi yang tahan lama jauh lebih baik daripada terus-menerus membeli barang murah yang cepat rusak.

Banyak selebritas, influencer, hingga brand besar kini ikut mempromosikan konsep ini. Bagi generasi muda, fashion berkelanjutan bukan sekadar tren, melainkan bentuk tanggung jawab menjaga bumi.***

Source: SHIFA YUHANANDA
Tags: EcoFashionFashionBerkelanjutanGreenLifestyleRamahLingkunganSlowFashionSustainableLivingTrenFashion
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

Keterangan Khaidarmansyah Picu Tanda Tanya Baru, Siapa Pemilik Lahan SMA Siger?

Keterangan Khaidarmansyah Picu Tanda Tanya Baru, Siapa Pemilik Lahan SMA Siger?

May 14, 2026
Dugaan Korupsi PI 10 Persen Memanas, Majelis Hakim Kritik Jawaban Mantan Gubernur Lampung

Dugaan Korupsi PI 10 Persen Memanas, Majelis Hakim Kritik Jawaban Mantan Gubernur Lampung

May 13, 2026
Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional

Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional

May 12, 2026

Recent News

  • Keterangan Khaidarmansyah Picu Tanda Tanya Baru, Siapa Pemilik Lahan SMA Siger?
  • Dugaan Korupsi PI 10 Persen Memanas, Majelis Hakim Kritik Jawaban Mantan Gubernur Lampung
  • Skandal PI 10 Persen SES, Ratusan Miliar Rupiah Jadi Sorotan Nasional
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com