• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama
Monday, May 11, 2026
Ruwajurainews.com
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan
No Result
View All Result
Ruwajurainews.com
No Result
View All Result

Kritik Transparansi Anggaran, Pangdam Bandingkan Eva dan Deddy

by Panglima Bumi
January 26, 2026
in Lampung Raya

RUWA JURAI- Mandeknya klarifikasi pejabat tinggi Pemerintah Kota Bandar Lampung terkait pengelolaan anggaran layanan kesehatan publik kembali memicu sorotan tajam. Minimnya keterbukaan informasi tersebut dinilai mencerminkan lemahnya komitmen transparansi di level kepemimpinan tertinggi pemerintahan kota.

Sorotan Transparansi Anggaran Kesehatan

Panglima Ormas Ladam (Pangdam) Misrul menilai, sikap diam jajaran Pemkot Bandar Lampung atas persoalan anggaran di Puskesmas BLUD Satelit dan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Menurutnya, kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis birokrasi, melainkan menyangkut keberanian pemimpin dalam membuka informasi anggaran publik.

Berita Terkait

SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial

“Ketika klarifikasi tidak berjalan, publik wajar bertanya: ini karena perintah pimpinan atau karena pejabatnya alergi transparansi?” ujar Misrul, Minggu (25/1/2026).

Flashback Debat Pilkada 2024

Misrul mengajak warga Bandar Lampung mengingat kembali debat Pilkada 2024. Ia menilai, dalam forum tersebut Wali Kota Eva Dwiana tidak menunjukkan sikap tegas dalam menjawab isu transparansi dan pemberantasan korupsi.

Dalam debat itu, kata Misrul, Eva lebih menekankan program pelatihan tertib administrasi, sosialisasi bahaya korupsi, serta peningkatan kesejahteraan ASN.

“Pertanyaannya, apakah sosialisasi dan pelatihan saja cukup menjawab perilaku anti korupsi? Faktanya, kasus tipikor tetap marak,” katanya.

Kritik Tata Kelola Pemerintahan

Menurut Pangdam, praktik birokrasi di periode kedua kepemimpinan Eva Dwiana justru menunjukkan gejala lemahnya tata kelola. Ia menyoroti banyaknya jabatan pelaksana harian (Plh) di organisasi perangkat daerah hingga satuan pendidikan.

“Plh sampai ke sekolah. Untung RT enggak,” ucapnya berseloroh.

Ia menilai, kondisi tersebut menunjukkan tidak optimalnya penempatan pejabat berbasis profesionalisme dan kepastian hukum.

Deddy Amrullah Dinilai Lebih Tegas

Dalam konteks itu, Misrul menyebut Wakil Wali Kota Bandar Lampung, Deddy Amrullah, sebagai sosok yang lebih tepat memimpin kota ke depan. Penilaian itu, kata dia, bukan semata karena citra religius, melainkan keberanian dan ketegasan Deddy dalam menyampaikan visi antikorupsi.

“Coba lihat lagi tayangan debatnya. Di situ terlihat siapa yang paling mendekati komitmen antikorupsi,” ujarnya.

Meski selama ini Deddy Amrullah jarang tampil ke publik dan lebih sering muncul sebagai pengganti wali kota saat berhalangan, Misrul menilai hal itu tidak menghapus kapasitasnya sebagai pemimpin.

Janji Good Governance

Misrul mengutip pernyataan Deddy Amrullah saat debat Pilkada yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan akuntabel.

“Kita bertekad menghilangkan korupsi di Kota Bandar Lampung. Kita jalankan good government, dengan penempatan pegawai yang profesional, kepastian hukum, keterbukaan, dan akuntabilitas,” ujar Deddy dalam debat tersebut.

Menurut Pangdam, komitmen itu relevan dengan kebutuhan Bandar Lampung saat ini, terutama untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan publik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar LampungDeddy AmrullahEva DwianaGood GovernanceTransparansi Anggaran
ShareTweetSendShare

Search

No Result
View All Result

Recent News

SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat

May 11, 2026
Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial

Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial

May 11, 2026
BOSDA Rp9,5 Miliar Belum Tersalurkan, Publik Pertanyakan Tata Kelola Anggaran Pemkot

BOSDA Rp9,5 Miliar Belum Tersalurkan, Publik Pertanyakan Tata Kelola Anggaran Pemkot

May 11, 2026

Recent News

  • SPMB 2026 Lampung Diperkuat Aturan KK, Domisili, dan Verifikasi Ketat
  • Sosialisasi Kebangsaan di Lampung Soroti Penyebaran Radikalisme Lewat Media Sosial
  • BOSDA Rp9,5 Miliar Belum Tersalurkan, Publik Pertanyakan Tata Kelola Anggaran Pemkot
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontributor
  • Kontak
  • Iklan & Kerjasama

© 2025 - Ruwajurainews.com

No Result
View All Result
  • Budaya & Pariwisata
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung Raya
  • Opini & Suara Publik
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Lainnya
    • Foto & Video
    • Lifestyle & Hiburan
    • Olahraga Lampung
    • Pemerintahan & Politik
    • Pendidikan & Kesehatan

© 2025 - Ruwajurainews.com